Seluruh staf dan pengelola Buletin Dakwah ALWAASIT mengucapkan; ~SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1431 H~ | Ajaran puasa di bulan Ramadhan dalah latihan terbaik dalam seni mengendalikan diri (the art of self mastery). Mengendalikan diri dari godaan untuk berbuat yang menimbulkan permusuhan. Untuk itu kita mari jadikan momentum Ramadhan kali ini dalam konteksnya yang paling aktual agar tidak sekadar menjadi ibadah simbolik, tetapi benar-benar substansial, yaitu untuk ibadah dan kedamaian. | Wasalam - Redaksi-  
 
Pencarian

cari di
 
Main Menu
Profile Al-Waasit
Pengelola & Alamat
Sirkulasi
Interaktif
Web Links
Buku Tamu
Rubrik
Kirim Artikel
Kontak Kami
Gallery Album
Kolom
Mudofir Abdullah MA
Muhayat Rusma Ady Lc.
Statistik Situs
Visitors :103427 Org
Hits : 271647 hits
Month : 640 Users
Today : 37 Users
Online : 2 Users
Waktu Shalat

Kota Lain
 
Makna Kejujuran

Anak Malang
Bila kita terlalu sibuk bertengkar "membela" kebenarannya sendiri, siapa yang akan membela anak ini? [inspirasi: nesiabook]
 
Sungguh teramat sulit kejujuran ditemukan di tengah arus jaman yang penuh hiruk-pikuk cinta dunia. Cinta dunia atau hubb al-dunyā adalah pangkal kerakusan dan kehancuran. Cinta dunia menutup ruang suci dan spiritual di hati yang menuntun pada kejujuran. Jika ruang hati terkubur oleh cinta dunia, maka terkubur pula untuk mencintai yang lain, yakni: menicintai akhirat.

Menicinta akhirat adalah pangkal akhlak, pangkal kejujuran, pangkal kesederhanaan, dan pangkal kebaikan. Pendeknya pangkal taqwa. Taqwa adalah simbol penjagaan diri untuk tidak terperosok pada hal-hal yang menyimpang dan bertahan dalam kelurusan. Taqwa adalah derajat tertinggi seorang manusia di sisi Allah. Ini masuk akal karena dengan taqwa yang benar dan sejati, seorang anak manusia merasa terawasi oleh-Nya dan terus-menerus dalam ihsān (perbuatan baik). Ini berarti taqwa akan terus membentengi manusia untuk mencintai kejujuran dan membenci kebohongan dengan seluruh implikasi negatifnya.

Mencintai akhirat bukan berarti mengabaikan dunia. Dunia sangat perlu untuk menopang hidup layak dan mulia. Dunia bukan untuk dituhankan dan dipuja. Pemujaan kepada dunia akan menghilangkan spirit hidup bersahaja dan penuh kejujuran. Sebaliknya, pemujaan kepada dunia akan mendorong permainan kotor, kerakusan, persaingan tidak fair, dan ekses-ekses negatif lainnya. Itulah sebabnya, pemujaan kepada dunia sering menjadi penyebab kehancuran dan menjauhkan manusia kepada rasa hormat pada nilai-nilai yang lebih tinggi.

Secara historis, hancurnya peradaban di masa lalu disebabkan karena hilang nya akhlak dan kejujuran para pemimpinnya serta pengikutnya yang dalam konsep al-Qur’an disebut ingkar (lihat QS, 10:23 dan 29: 65). Keingkaran mereka kepada Tuhan dan hukum-hukum yang ditetapkan oleh-Nya diabaikan sehingga peradaban mereka tak dapat bertahan baik oleh bencana yang ditimpakan oleh Allah swt maupun karena perbuatan mereka (lihat pula QS al-Rum: 41). Bahkan Nabi Muhammad saw pernah menyatakan yang artinya, “Sebuah bangsa akan hancur jika akhlak bangsa itu telah rusak”. Socrates 800 tahun sebelumnya (sebelum Rasulullah) juga pernah mengatakan bahwa jika suatu bangsa telah memusuhi hukum, maka bangsa itu akan hancur. Pernyataan tersebut telah terbukti dalam kehancuran-kehancuran peradaban manusia.

Karena itu, kita harus selalu bercermin dalam kaca benggala sejarah. Kita tak boleh mengulangi kesalahan yang sama yang pernah dibuat manusia sebelumnya. Kita, sebaliknya, harus jujur pada dirinya sendiri. Manusia yang tercipta secara fitrah memiliki potensi untuk terus mencintai kejujuran dan mengimani Allah. Manusia-manusia semacam ini akan menyelamatkan masyarakat bangsa dari kematian massal secara konyol. Tetapi sayangnya, mengapa sejarah kehancuran itu sulit menjadi pelajaran bagi manusia modern, termasuk bangsa kita yang terus dirundung bencana dan pertikaian para pemimpin?



  Berita Hangat

PUASA: PERJAUNGAN MERAIH KEMERDEKAAN
[Makna Sakral Bulan Suci Ramadhan Bagi Bangsa Indonesia]

Senin, 23 Agustus 2010 - oleh : admin | 0   komentar
Untuk kesekian kalinya peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia tiba ketika umat Islam sedang melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan. Tidak dapat diketahui dengan pasti makna yang terkandung dari keterkaitan an...
Baca selengkapnya »
Mengawal Proses Penegakan Hukum dan Keadilan dengan Moral-Agama
Selasa, 06 Juli 2010 - oleh : admin | 0   komentar
Firman Allah SWT;
Artinya: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. S...
Baca selengkapnya »
PERAN PENTING PENDIDIKAN MORAL-AGAMA
DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSA

Rabu, 16 Juni 2010 - oleh : admin | 0   komentar

Pemberitaan yang begitu gencar seputar beredarnya video adegan mesum yang diduga melibatkan artis lokal papan atas telah menghiasi berbagai media nasional beberapa pekan terakhir, terutama media infotaiment. Tidak hanya media lokal...
Baca selengkapnya »


KEDUDUKAN dan KONSEP BURUH dalam ISLAM
[Refleksi Peringatan Hari Buruh Internasional, 1 Mei]

Jumat, 30 April 2010 - oleh : admin | 0   komentar
Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau sering kita dengar dengan istilah may day setiap tanggal 1 mei. Kita kembali di ingatkan akan peran penting serta nasib kaum pekerja dalam kehidupan ekonomi suatu ...
Baca selengkapnya »
Megikis Tradisi Kekerasan di Kalangan Ummat
Rabu, 21 April 2010 - oleh : admin | 0   komentar
Sebuah peristiwa yang sangat menyedihkan dan memprihatinkan terjadi pada hari rabu (14/4/2010) kemarin di kawasan Koja Tanjung Priok, Jakarta Utara. Peristiwa tersebut menjadi headlines berbagai media nasional, lokal, bahkan i...
Baca selengkapnya »
Melanjutkan Komitmen Kebangsaan Nahdlatul Ulama (NU)
Rabu, 31 Maret 2010 - oleh : admin | 0   komentar

Nahdlatul Ulama (NU) sebagai salah satu organisasi masa Islam terbesar di Indonesia dalam menggagas merintis dan memperjuangkan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jelas sangat besar dan tidak bisa diingkari oleh ...
Baca selengkapnya »


Jihad Melawan Tindak Kejahatan Korupsi
Rabu, 31 Maret 2010 - oleh : admin | 0   komentar

Indonesia adalah negara yang 89% penduduknya beragama Islam. Dalam peringkat korupsi negara-negara di dunia yang dibuat oleh salah satu lembaga pemantau korupsi internasional, Indonesia menempati urutan ketiga negara paling tinggi...
Baca selengkapnya »



Pengelola Alwaasit

Bulletin Online
Login
Username
Password

Register
Forgot Password
Kalender
Dari Situs Sebelah
<div style="background-color: 7FA912;"></div>
Berita Media
<div style="background-color: 7FA912;"><a href="http://www.rsspump.com" title="rss ticker widget">rss ticker</a></div>

<div style="background-color: 7FA912;"><a href="http://www.rsspump.com" title="rss ticker widget">rss ticker</a></div>

<div style="background-color: 7FA912;"><a href="http://www.rsspump.com" title="rss ticker widget">rss ticker</a></div>

<div style="background-color: 7FA912;"><a href="http://www.rsspump.com" title="rss ticker widget">rss ticker</a></div>
Link ALWAASIT
Aceh
Lampung
Jakarta
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
Poso
Ambon
 
 
Bulletin Dakwah Alwaasit, Menyuguhkan Pemikiran Islam Moderat!
© Penerbit Pustaka Azhary - Yayasan Azhary - Jakarta 2007 - All Rights Reserved.